Ramadhan sudah di depan mata, Sambut dengan Senyuman....

Ramadhan sudah di depan mata, Sambut dengan Senyuman....

Artikel terkait : Ramadhan sudah di depan mata, Sambut dengan Senyuman....

Assalamualaikum wr, wb, apa kabar sobat blogger ? tanpa terasa sudah lama sekali blog ini nggk pernah ada yang baru , yah maklumlah  blog ini sudah lama tidak pernah di sentuh kembali oleh yang empunya, mungkin kalau rumah pasti rumput nya dah banyak dan tinggi-tinggi  karena dah lama nggk pernah terurus lagi, tapi mudah-mudahan dengan ada nya momen menuju Ramadhan bulan yang penuh berkah ini, mudah-mudah blog ini bisa exsist kembali di dunia blogging, tentunya dengan semangat yang baru dan bisa bermanfaat bagi yang membacanya.

ngemeng-ngemeng.. ufft ngomong-ngomong maksudnya.. (he he tukul.mode-on) bulan yang penuh dengan keberkahan ini sudah kian dekat dan sudah didepan mata, namun sudah kah, kita umat islam mempersiapkan nya guna menyambut tamu agung ini ?
nah agar tamu agung ini bisa berkesan bagi kita yang menjalaninya, setidaknya kita harus mulai mempersiapkan nya dari sekarang (walaupun sdh agak telat sih .. he he) .. nah berikut ini tips-tips guna menyambut tamu agung Bulan yang penuh keberkahan bulan Ramadhan...

Pertama, I'dad Ruhi Imani, yakni persiapan ruh keimanan. 

Orang � orang yang saleh biasa melakukan persiapan ini seawal mungkin sebelum datang Ramadhan. Bahkan mereka sudah merindukan kedatangannya sejak bulan Rajab dan Sya'ban. Biasanya mereka berdoa : "Ya Allah, berikanlah kepada kami keberkatan pada bulan Rajab dan Sya'ban, serta sampaikanlah kami kepada Ramadhan."
Dalam rangka persiapan ruh keimanan itu, dalam surah At-Taubah Allah melarang kita melakukan berbagai maksiat dan kedzhaliman sejak bulan Rajab. Tapi bukan berarti di bulan lain dibolehkan. Hal ini dimaksudkan agar sejak bulan Rajab kadar keimanan kita sudah meningkat. Boleh dikiaskan,bulan Rajab dan Sya'ban adalah masa pemanasan (warming up),sehingga ketika memasuki Ramadhan kita sudah bisa bisa menjalani ibadah shaum dan sebagainya itu bak sudah terbiasa.  

Kedua, adalah I'dad Jasadi, yakni persiapan fisik.  

Untuk memasuki Ramadhan kita memerlukan fisik yang lebih prima dari biasanya. Sebab, jika fisik lemah, bisa-bisa kemuliaan yang dilimpahkan Allah pada bulan Ramadhan tidak dapat kita raih secara optimal. Maka, sejak bulan Rajab Rasulullah dan para sahabat membiasakan diri melatih fisik dan mental dengan melakukan puasa sunnah, banyak berinteraksi dengan al-Qur'an, biasa bangun malam (qiyamul-lail), dan meningkatkan aktivitas saat berkecimpung dalam gerak dinamika masyarakat. 

Ketiga, adalah I'dad Maliyah, yakni persiapan harta.  

Jangan salah faham, persiapan harta bukan untuk membeli keperluan buka puasa atau hidangan lebaran sebagaimana tradisi kita selama ini. Memersiapkan harta adalah untuk melipatgandakan sedekah, karena Ramadhanpun merupakan bulan memperbanyak sedekah. Pahala bersedekah pada bulan ini berlipat ganda dibandingkan bulan-bulan biasa.

keempat, adalah I'dad Fikri wa Ilmi, yakni persiapan intelektual dan keilmuan
Agar ibadah Ramadhan bisa optimal, diperlukan bekal wawasan dan tashawur (persepsi) yang benar tentang Ramadhan. Caranya dengan membaca berbagai bahan rujukan dan menghadiri majelis ilmu tentang Ramadhan. Kegiatan ini berguna untuk mengarahkan kita agar beribadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW, selama Ramadhan.  Menghafal ayat-ayat dan doa-doa yang berkait dengan perlbagai jenis ibadah, atau menguasai berbagai masalah dalam fiqh puasa, juga penting untuk dipersiapkan.

Semoga persiapan kita mengantarkan ibadah shaum dan berbagai ibadah lainnya, sebagai yang terbaik dalam sejarah Ramadhan yang pernah kita lalui. Aamiin.

Sumber : www.cybermq.com

Artikel Pencari Inspirasi Lainnya :

1 komentar:

  1. mantav sob, moga puasa kita diterima oleh Allah SWT. Amin..

    BalasHapus

Copyright © 2015 Pencari Inspirasi | Design by Bamz
close