SONY AK BLOGGER INDONESIA DISOMASI SONY CORP

SONY AK BLOGGER INDONESIA DISOMASI SONY CORP

Artikel terkait : SONY AK BLOGGER INDONESIA DISOMASI SONY CORP

Dunia blogger Indonesia kembali heboh dengan kasus somasi dan hukum, mungkin ini yang pertama kalinya blogger Indonesia disomasi oleh perusahaan elektronik jepang, ya sahabat blogger kita Sony AK atau Sony Arianto Kurniawan .
Sony AK sebagai pemilik situs bernama Sony AK Knowledge Center (www.sony-ak.com) itu digugat oleh Sony Corporation Japan melalui kuasa hukumnya di Indonesia. Padahal, situs itu di-register berdasarkan nama asli pendirinya; Sony AK.

Situs tersebut berisi berbagai macam informasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang
sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. Sony AK sendiri melalui situsnya itu sudah
jelas-jelas menyebutkan bahwa situsnya sebagai media pribadi untuk berbagi pengetahuan yang sudah online sejak 2003.

Kini muncul pertanyaan, apakah Sony AK harus ganti nama karena identik dengan merek sebuah perusahaan elektronik itu? Lalu, apakah nanti kita semua bisa dicerabut dari nama kita sendiri apabila ternyata ada merek yang sama dengan nama kita?

Aktivis media sosial yang juga blogger, Wicaksono mengatakan, Sony Corporation Japan sebagai perusahaan besar tidak perlu melakukan gugatan hukum sampai pengadilan dalam kasus tersebut. Menurut dia, gugatan tidak pantas dilayangkan kepada orang yang tidak bermaksud merugikan Sony Corporation, seperti Sony AK itu."Keterlaluan kalau sampai menggugat ke pengadilan. Mending malah dibeli saja," ujar Wicak, Jumat (12/3).

Wicak menilai Sony AK sama sekali tidak bermaksud mengganggu atau menipu apalagi
sampai bertujuan ingin mematikan bisnis Sony Corporation melalui situs yang dibuatnya itu.

Ia melanjutkan, Sony AK perlu segera menyiapkan pengacara juga karena sampai digugat gara-gara masalah tersebut. Sony AK juga lebih baik tetap mempertahankan situsnya itu. "Sony Corporation harusnya lebih arif dalam melihat kasus ini," ujarnya.
Lebih jauh Wicak mencontohkan, bagaimana misalnya nanti kalau ada orang yang namanya Toyota Santoso dan membuat situs pakai namanya sendiri. "Apakah perusahaan Toyota juga akan melakukan gugatan hukum?" tegas Wicak.

Menyangkut kasus kesamaan nama itu, dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008
tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juga belum ada aturannya. "Penegak hukum kita harusnya lebih jernih dalam melihat kasus-kasus seperi ini," tandas Wicak.  

Sony Corp Klarifikasi Somasi Sony AK 

Sony Corp di Jepang akhirnya memberikan klarifikasi atas somasi yang dilayangkan kepada Sony AK. Namun sayangnya, klarifikasi itu belum menuntaskan kasus somasi terhadap blogger asal Indonesia yang nama situsnya tengah dipermasalahkan itu.

Menurut penjelasan pihak Sony Indonesia--yang menghubungi kantor pusat Sony Corp di Tokyo, Jepang, lewat teleconference--belum selesainya kasus somasi tersebut dikarenakan masih ada satu kendala yang mengganjal.

"Masalahnya, trade mark (Sony Corp di Jepang) sampai saat ini belum bisa menghubungi kuasa hukumnya (di Indonesia) untuk dimintai keterangan," kata Rini F Hasbi, Senior Manager Head of Marketing Communications Sony Indonesia, kepada detikINET, Minggu (14/3/2010).

Sulitnya menghubungi kuasa hukum Sony di Indonesia--Hadiputranto, Hadinoto & Partners (HHP), menurut dia, membuat pihak Sony di Jepang kesulitan untuk menjernihkan masalah ini. Sebab, asal muasal permasalahan ini adalah surat somasi yang dilayangkan kepada Sony AK melalui kuasa hukum tersebut.

"Itu sebabnya ada miskomunikasi di sini. Trade mark tidak pernah memberikan perintah untuk langsung mensomasi Sony AK, hanya meminta notifikasi dan finding fact (mencari fakta) dari HHP, apakah perlu diteruskan untuk mengambil langkah hukum atau tidak," kata Rini.

Menurut dia, segala urusan yang menyangkut masalah hak merek dagang atau trade mark Sony di seluruh dunia--termasuk Indonesia--semua dikendalikan langsung dari pusat oleh Sony Corp di Jepang. Begitu pun di Indonesia, Sony Corp juga menunjuk langsung kuasa hukumnya untuk mengurus sengketa nama domain Sony AK ini.

"Itu sebabnya, mengapa kami awalnya tidak tahu tentang kasus ini sebelum ramai di media dan internet. Sebab, urusannya tidak lewat kami. Trade mark langsung ke HHP. Kami di Sony Indonesia hanya mengurus sales dan marketing saja," jelasnya.

Meski demikian, Rini tak mau Sony Indonesia dan Sony Corp dianggap buang bodi dan melepas tanggung jawabnya begitu saja atas apa yang telah terjadi. Itu sebabnya, lanjut dia, Sony Corp terus mendesak klarifikasi dari kuasa hukumnya agar bisa segera menjernihkan masalah.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada titik terang. Kami sangat mengerti kenapa kasus ini jadi ramai. Kami tak pernah menyangsikan peran media dan the power of Facebook. Kami juga takut kalau nantinya disomasi," tutup penjelasan Rini yang mewakili Sony Corp dan Sony Indonesia.

Ada benarnya jika HHP sulit dihubungi oleh Sony Corp. Sejak kemarin, detikINET juga telah coba menghubungi kantor kuasa hukum yang beralamat di Gedung Bursa Efek Indonesia itu lewat sambungan telepon dan email.

Namun sayangnya, email tak berbalas dan telepon tak kunjung tersambung. Jawaban dari email hanya notifikasi "Out of Office". Sedangkan telepon yang diangkat oleh resepsionis kantor HHP cuma memberi penjelasan bahwa kuasa hukum Sony itu sedang libur.

Jika pihak Sony Corp dan kuasa hukumnya tidak segera menjernihkan kasus ini, bukan tidak mungkin buntutnya akan semakin panjang dan membuat citra Sony tercoreng--tak hanya di Indonesia, tapi juga seantero jagad lewat penyebaran internet. Terlebih, sudah sangat banyak pihak yang ingin Sony Corp digugat balik lewat class action.

Banyak pihak yang tidak terima, ketika Sony Arianto Kurniawan (sony-ak.com) disomasi oleh Sony Corp lantaran nama "Sony" yang melekat di situs pribadinya--cuma karena alasan kalau-kalau situs dengan label "Sony" itu disalahgunakan dan bisa merusak merek dagangnya.

Sony AK yang menjadi korban pun dihadapkan oleh kuasa hukum Sony Corp dengan dua pilihan sulit: melepas nama "Sony" atau diseret ke meja hijau. Namun Sony AK memilih untuk bertahan. Ia tidak sendirian, banyak pihak yang mendukung dia, baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Kasus sengketa nama domain ini pun bergulir cepat bak bola salju, ketika para sahabat Sony AK membuat sebuah grup penggalang dukungan di Facebook dengan nama: "Sony, Jangan Renggut Nama Temanku!". Sejauh ini anggota grup itu sudah lebih dari 5.800 orang.

Selain ancaman somasi balik terhadap Sony Corp, raksasa elektronik itu juga semakin tertekan dengan ancaman boikot atas produk-produknya. Seruan untuk memboikot produk Sony pun mulai ramai disuarakan di Twitter dan Facebook melalui berbagai grup di situs jejaring itu.

sumber : TempoInteraktif.com & detikinet.com

Artikel Pencari Inspirasi Lainnya :

22 komentar:

  1. Gan, Nitip Link saya donk disini... hehehe, Mantab nih infonya.. :D

    Salam Kenal ya gan...!!

    BalasHapus
  2. wakh ada apa nih...oh om sony...aku juga dukung

    BalasHapus
  3. Kasihan, untung domain saya jadul hehehe

    Cara melewati Proteksi Firewall dengat HTTP Tunnel bukan konsep >>> http://www.vip-maskumis.co.cc/2010/03/melewati-proteksi-firewall-dengan-http.html <<<

    BalasHapus
  4. kasian ya sony padahal dia kan ga salah,,memang salah kalau punya nama sony

    BalasHapus
  5. Sony AK kami semua mendukungmu!

    BalasHapus
  6. Sony AK, Kami semua mendukungmu..

    BalasHapus
  7. Sony AK, Dukunganku juga untuk Mu

    BalasHapus
  8. sesama blogger harus saling mendukung donk.....

    SONY....SONY...SONY....

    *KAYA NONTON BULU TANGKIS AJA*

    BalasHapus
  9. Dukungan q tuk Sony AK

    Kan sudah ada pembedanya. AK. ya kan?!

    BalasHapus
  10. "terima kasih"

    SONY is the best

    BalasHapus
  11. ini namanya penindasan terhadap kaum lemah tanpa ada alasan yg jelas...dasar jepang dari dulu senangnya menindas.

    BalasHapus
  12. mngkin sdikit plajaran bwt kita utk lebih hati hati dlm memilih nama domain sob

    BalasHapus
  13. wa bahaya juga ya,,, menetukan nama domain,,, hikshiks,, bisa2 di tuntut ni,,,, makasih infonya,,,

    BalasHapus
  14. ooo gitu ya,,,,mksih infonya gan......

    comment balik ya ,,,,,

    http://jemput-rizki.blogspot.com
    HOSTING MURAH!!! 200MB hanya 65 rb/tahun!!! mau? kunjungi http://jemput-rizki.blogspot.com/2010/03/hosting-termurah-cuma-65rbtahun.html

    BalasHapus
  15. siap mendukung sobat! :D

    keep posting! :))

    BalasHapus
  16. Mmapir perdana sambil cari2 informasi

    BalasHapus
  17. Waduh repot dah kalau begini acaranya , mentang mentang namanya sama maen gugat aja. kan kasihan yang namanya sama.

    BalasHapus
  18. Kasihan Ya Si Sony... cuma maslah kesamaan domain saja, Mau digugat! Sungguh Terlalu..

    BalasHapus

Copyright © 2015 Pencari Inspirasi | Design by Bamz
close